Monday, April 20, 2009

A Blanket of love...

Tadi pagi gw membaca renungan dari Joel Osteen journal yang menguatkan gw...
And i would like to share it with you....

Ilustrasinya begini...
Suatu hari, seorang wanita sedang menyetir mobil namun secara tidak sengaja ia berbelok terlalu tajam dan menyerempet mobil lain...Wanita ini sangat kaget dan menjadi sangat takut..Karena mobil yang ia kendarai adalah mobil baru sebagai hadiah pernikahan dari suaminya...
Setelah mereka menepi, pria yang mobilnya ditabrak oleh wanita ini, keluar dari mobilnya dan memeriksa kerusakan pada mobilnya..Lalu pria setengah baya ini menghampiri wanita dan bertanya dengan sopan "Apa anda baik-baik saja?"
Sambil menangis sang wanita menjawab "Aku tidak apa-apa. Tetapi aku sangat takut kepada suamiku karena mobil ini adalah mobil baru sebagai hadiah pernikahan kami. Aku takut dia akan sangat marah kepadaku.."
"Aku yakin semua akan baik-baik saja" Jawab sang pria yang berusaha menenangkan sang wanita, "Dan aku yakin suamimu akan mengerti. Kerusakan mobil ini bisa diperbaiki dengan asuransi."
Sang wanita masih dengan menangis menjawab " Tapi aku tidak tahu apakah mobil ini ada asuransi atau tidak"
"Biasanya kartu asuransi disimpan di laci mobilmu atau di sebuah agenda khusus. Coba kau lihat kesana" jawab sang pria.
Wanita ini pun masuk ke dalam mobilnya dan memeriksa laci mobilnya. Dan disana ia menemukan kartu asuransi nya. Disitu ia menemukan sebuah kertas yang bertuliskan (tulisnya bahasa inggris ya, karena lebih bagus..Hehehe..) "Honey, just in case you ever have an accident, please remember I Love You so much and not this car.."

If we expect people to be perfect, we will always be disappointed. It's not fair for them and it will be a source of frustration for us. Gak ada manusia yang sempurna. Not even our parents, our brothers or sisters, our loved ones, our pastor, our church friends, and not even ourself is perfect...

Setiap orang pasti buat salah, setiap orang pasti mengharapkan kesempurnaan...
Tapi hidup itu soal belajar menerima ketidak sempurnaan orang dan bagaimana kita menghadapinya lalu menerima nya sebagai bagian dari hidup kita...
Belajar dari kasus gw, apa yang gw hadapi jujur sampai sekarang susah untuk gw menerima nya...Tapi gw harus bisa menerima dan juga belajar untuk memaafkan...Terlebih lagi memaafkan diri gw sendiri...
Karena pikiran gw terus mengintimidasi kalau semua ini terjadi akibat gw...
and it's frustrating...

Satu ayat yang tadi pagi gw baca kembali mengingatkan gw:

"Bear with each other and forgive whatever grievances you may have against one another. Forgive as the Lord forgave you."
-Colossians 3:13-

Learn to forgive others...
Learn to forgive yourself...
Itu yang harus gw inget, karena kalau kita mengingat terus sakit hati kita, kita gak akan maju. Yang ada kemarahan itu akan selalu menguasai kita...
Hal yang selama belakangan ini gw alami..
And I'm not happy for that...

Now, All I'm asking is "God, please grant me the grace and goodness to keep no records of wrongs done to me. Give me Your vision to look for and find good You have placed in others around me."

I will be the kind of person who shows mercy, even in advance of someone else's mistake or wrong action. Secara daging emang susah...Tapi aku harus bisa. Karena daripada inget2 terus sakit hati, lebih baik belajar memaafkan...

Hope this notes helps you...
God bless you all guys...
Be blessed...

1 comment:

  1. ooooggghhh soooo sweeett! i wish my future-husband would do the same for me hahahahha.. tulisan lo bagus deh ved! keep up writing.
    dateng2 ke blog gue yaaahh..
    www.helloilmare.blogspot.com

    Ingkan

    ReplyDelete