
Last month (March) was the hardest month ever for 2009...
berat bgt...
And some of the song track from Continuum can perfectly describe my conditions...
"Stop this Train" dan "Dreaming with a broken heart" adalah salah satunya...
Hidup dianalogikan sebagai sebuah kereta, dimana kereta itu berjalan maju terus dan tidak mundur...Kereta yang kita naiki melambangkan kehidupan kita...Dalam perjalanannya, kereta pasti akan berhenti di setiap stasiun untuk menaikkan dan menurunkan penumpang...Setiap penumpang yang naik, diartikan bahwa ada orang lain yang hadir dalam hidup kita dan akan terus disitu sampai ia tiba di stasiun pemberhentiannya...Ketika penumpang tersebut turun, bisa diartikan bahwa orang tersebut keluar dari hidup kita....Entah dia pergi menaiki kereta lain, atau stasiun itu adalah pemberhentian terakhirnya...
Awal bulan maret, Kakek & nenek gw (orang tua bokap) telah sampai di stasiun terakhir nya...
Mereka sekarang mereka sedang menikmati petualangan yang akan menanti mereka di stasiun itu...Well, to be honest, it's not fair to lose your grandparents at the same time...
We are not prepared for that moment!! ga ada pemberitahuan atau bel peringatan!
But we cannot be selfish....
Look at the bright side....Mereka pergi bersama...Mereka bahagia....
Ini menunjukkan bahwa zaman sekarang, cinta sejati masih ada...And they are the true example of it...Tragis tapi indah....
hampir 3 tahun yang lalu, seseorang naik kereta gw untuk membuat perjalanan gw jadi lebih indah, berwarna, menyenangkan...Sounds very-very cliché, but that's what i felt....
Ga bohong, bahwa selama perjalanan itu kita banyak alamin naik-turun...But we manage to keep strong....
Now, dia telah turun di stasiun yang lain...Gw hanya bisa sedih & menangis melihat dia udah turun di stasiun lain....
Sedih...Kecewa....Sesal....Sakit....
Campur aduk lah semua...
Hanya bisa berharap & berserah moga2 di stasiun-stasiun di depan dia akan naik kereta gw lagi....
Dari sini, track song gw ganti jadi "Dreaming with a broken heart"..
Every morning, waking up is the hardest part to do....
I roll out of my bed & i can only down on my knees...
Duh, rasanya ga enak banget....Ga ngerti kenapa harus begini...
Tapi ini semua proses...Menuju kedewasaan...Menuju ujung yang bahagia...
Cuma bisa berserah dan pasrah...
Terkadang kita berharap bahwa kita bisa menarik mundur kereta itu dan menaikkan kembali orang yang telah turun...Sayang, kereta didesain untuk terus berjalan maju...
Demikian juga hidup...
Seberapa jatuh nya kita, seberapa sedih nya kita, waktu ga akan nungguin kita untuk bangkit lg...Seandainya waktu bisa kita pause sebentar untuk nungguin kita, seluruh dunia akan kacau....
Well the Good thing is, setiap kita jatuh, kita punya seorang masinis yang akan selalu ada buat kita...Masinis itu yang akan "menyetir" kereta kita menuju stasiun-stasiun terbaik...
Terkadang kita berusaha mengambil alih kemudi kereta itu dan mencoba menyetirnya ke arah yang kita mau...Tapi terbukti bukan itu yang terbaik...
Masinis itu kita sebut Tuhan...
dan Tuhan tahu yang terbaik buat hidup kita....
Rencana Tuhan adalah yang terbaik buat kita, meski terkadang rencana-Nya susah untuk dimengerti...
Kita ga tahu 10 stasiun di depan yang akan kita hadapi...Tapi di setiap stasiun yang akan kita lewati, masinis itu selalu ada untuk mengantarkan & menemani kita...
Itulah hidup....
Setiap langkah yang kita akan hadapi, Tuhan selalu ada di situ dan Dia ga pernah tinggalin kita...
Kereta itu ga akan bisa mundur...Dia hanya bisa terus berjalan maju...
Bersiaplah menghadapi setiap stasiun yang akan kita lewati...
Just enjoy the ride....
God bless....
http://vaisaradya.multiply.com/journal/item/18/Stop_This_Train_by_Mayer
ReplyDelete